adsense link 728px X 15px

Sunday, September 25, 2011

DIAN INGGARWATI, GADIS TUNARUNGU BERPRESTASI INTERNASIONAL


Prestasi membanggakan diraih Dian Inggarwati. Berkat kemampuannya, ia baru saja meraih juara dua Miss Deaf World 2011 (kontes dunia bagi penderita tunarungu) yang diikuti 38 negara di Ceko. Sukses yang diraih oleh perempuan penyandang gelar sarjana komunikasi ini tak lepas dari dukungan sang bunda, Ratih Prasidhawati. Berikut kisah perjuangan Ratih dalam membesarkan dan mendidik putrinya yang tunarungu merengkuh kesuksesan, yakni bisa belajar di sekolah normal, menjadi sarjana, dan mampu bekerja di lingkungan orang normal hingga meraih prestasi di luar negeri

Beberapa bulan yang lalu bisa dibilang menjadi salah satu hari yang paling membahagiakan bagi Ratih, betapa tidak? Didepannya, di atas panggung yang megah di Ceko, sebuah negara di Eropa Timur, putri pertamanya mendapatkan standing applaus yang luar biasa saat membawa tarian Lenggang Nyai dari Betawi.

Friday, September 23, 2011

RAJA OYO DARI KERAJAAN TORO, AFRIKA


RAJA OYO DARI KERAJAAN TORO, AFRIKA
Dinobatkan di Usia 3 Tahun

 

Raja Oyo dari Kerajaan Toro di Afrika ini di usia 3 tahun dinobatkan sebagai raja, hingga dicatat dalam Guiness Book of Record sebagai raja terkecil ri dunia. Saat ini di usianya 18 tahun diresmikan sebagai pemegang penuh kekuasaan di negerinya meskipun tetap sebatas masalah budaya. Ia menjadi raja termuda di dunia yang dikenal saat ini. 



Kerajaan Toro di Afrika dengan ibukotanya Fort Portal, tepatnya di bagian barat selatan Uganda, rakyatnya tengah bersuka cita. Yang mulia raja mereka pada siang nan cerah itu diresmikan sebagai raja yang berkuasa penuh. Memang, Raja Oyo yang bergelar lengkap Rukirabasaija Oyo Nyimba Kabamba Iguru Rukidi IV, sudah dinobatkan sejak masih berusia 3 tahun. Namun sebelum genap 18 tahun, ia belum dapat memegang tampuk kekuasaan.

Wednesday, September 21, 2011

PLANET

Planet diambil dari kata dalam bahasa Yunani Asteres Planetai yang artinya Bintang Pengelana. Dinamakan demikian karena berbeda dengan bintang biasa, Planet dari waktu ke waktu terlihat berkelana (berpindah-pindah) dari rasi bintang yang satu ke rasi bintang yang lain. Perpindahan ini (pada masa sekarang) dapat dipahami karena planet beredar mengelilingi matahari.

Namun pada zaman Yunani Kuno yang belum mengenal konsep heliosentris, planet dianggap sebagai representasi dewa di langit. Pada saat itu yang dimaksud dengan planet adalah tujuh benda langit: Matahari, Bulan, Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus.

Astronomi modern menghapus Matahari dan Bulan dari daftar karena tidak sesuai definisi yang berlaku sekarang. Sebelumnya, planet-planet anggota tata surya ada 9, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter/Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Namun, tanggal 26 Agustus 2006, para ilmuwan sepakat untuk mengeluarkan Pluto dari daftar planet sehingga jumlah planet di tata surya menjadi hanya 8.